Sifat-sifat Mental Juara

1. motivasi tinggi (high-motivated)

motivasi tinggi datang dari: 1) keinginan kuat ingin menjadi juara; 2)keinginan menjadi lebih baik, dan; 3) keberadaan pesaing-pesaing/rival yang harus dikalahkan.

Cara terbaik untuk memperolehnya adalah: menetapkan target juara yang ingin kau capai. Kalau kau setia pada target itu, kau akan betah berlatih seberat apapun latihannya.

2. fokus atau konsentrasi (focus)

mampu memilah pikiran, memusatkan pikiran dan menghilangkan pikiran yang tak perlu. Saat tiba di tempat latihan, yang kau pikirkan hanyalah: berlatih. Masalah kuliah, pacar, dll singkirkan dulu.

Kunci untuk fokus adalah: Mengahayati suasana. Menikmati, meskipun latihan itu berat, tegang, rame, sepi, cuaca buruk dsb. Atau “sadar sepenuhnya pada saat ini aku sedang melakukan apa”. Kalau kau bisa merasakan semua itu, artinya sudah mulai fokus.

Untuk membantu agar fokus dalam berlatih, tetapkan target sebelum berangkat berlatih. Misalnya “hari ini aku ingin melatih tendangan kiri 100 kali”,”hari ini aku ingin belajar sirkel”, “hari ini sprint 100m harus masuk 10 detik”, dll.

3. percaya diri (self-confident)

yakin pada kemampuanmu sendiri! Jangan pernah berpikir “tidak bisa” atau “sulit”. Gantinya pikirkan “saat ini memang belum bisa, tapi besok aku pasti bisa!”.

Bersyukurlah bila pelatih selalu memberimu porsi latihan yang berat, karena sebenarnya hal itu menimbulkan rasa percaya diri. Saat kau bisa bertahan, setelah latihan selesai kau bisa mengatakan pada diri sendiri: “wah, ternyata aku kuat, ternyata aku bisa!”, dan saat pertandingan kau akan berpikir:”Aku tidak takut, aku kan sudah latihan, latihannya berat lagi,.. so what gitu loh?!”.

4. kuat bertahan di bawah tekanan (ability under pressure)

Intinya adalah: tidak gentar oleh apapun dan pantang menyerah. Latihan dapat berjalan keras namun bila kau bisa mempertahankan pikiranmu tetap jernih (fokus), kau juga akan tetap tenang dalam bertanding. Kau dapat melihat setiap peluang untuk mengambil poin dan tidak gampang down. Dan semua usaha lawan untuk menekanmu, dari dalam atau luar gelanggang, tidak akan mempan.

Jangan menuruti pikiranmu yang menyuruhmu untuk menyerah. Tantang batas-batas dalam dirimu sendiri, buktikan kau bisa berkembang lebih baik, miliki harga diri yang kuat, buktikan kau itu tangguh, kau pantang menyerah. Never give up!

5. mampu bangkit dari kesalahan dan kegagalan (reboundability)

tidak terpaku pada kesalahan dan kegagalan. Misalnya kau berbuat kesalahan melakukan suatu teknik, atau kecolongan poin terus saat latihan sparring, atau gerakanmu salah saat berlatih jurus: jangan pikirkan. Tetap fokus, tetap berusaha, jangan biarkan emosi menguasai.

Demikian juga kalau kau pernah mengalami kekalahan. Jangan tenggelam dalam kekalahan itu, bangkitlah dan berlatih lagi lebih keras! Perjuangan yang sebenarnya adalah saat kita berusaha bangkit dari kegagalan.

 

 

Posted on 1 Februari 2011, in pencak silat, sekadar info and tagged . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: